Wednesday, March 14, 2012

I'm done with you...



You made a promise, 
and eventhough it was something stupid and relatively insignificant, 
YOU BROKE IT !!!!


That's why i'm mad and that's why I DON'T TRUST YOU NOW......


I'M DONE WITH YOU !!!!!!!!!!

Saturday, March 10, 2012

Curhatan Untuk Bumi #3

BUMI...
Malam ini aku menitikkan air mata.
Entah kenapa tetesannya tak ingin berhenti.
Mungkin benar aku bersalah...
Mungkin benar aku menyesal...
Aku sengaja menyakitimu, membiarkanmu pergi dan berlalu.

Maafkan aku Bumi...
Ampuni aku Tuhan...

Thursday, February 23, 2012

Run.. Run.. Just Run...

Have you ever got a feeling when you want to run away from it all ???

Forget everything and just crash into the wind, leave behind all the sorrows and run... run.. run until breathtaking, smell the fresh air, fell how blood circulates and something new is going to begin !!

Well, i feel like that now.
But, i've never been a good runner.
So, i can't run away far from it all...

Monday, February 20, 2012

i have died everyday waiting for you

A thousand Years

Heartbeats fast
Colors and promises
How to be brave
How can i love when i'm afraid to fall
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer...

I have died everyday waiting for you
Darling, don't be afraid i have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more...

Time stands still
Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
Standing in front of me
Every breath
Every hours has come to this
One step closer...

And all along i believe i would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more

Wednesday, January 4, 2012

04:17 AM

Curhatan untuk Bumi #2


Deway: Maaf lagi-lagi membangunkanmu di waktu yang harusnya kamu masih asik terlelap dengan mimpimu.

Bumi: Tak apa, aku selalu ada saat kamu membutuhkan aku. Kenapa, sesuatu hal ada yang menyesakkan hatimu?

Deway: Iya, begitulah. Hatiku terasa sesak, sepertinya aku belum bisa menerima alasan dari semua kebohongannya. Kamu tentu tahu siapa yang aku maksud kan?

Bumi: Tentu aku tahu, dia adalah seseorang yang sangat penting buat kamu saat ini, eh maksud aku kemaren, mungkin. Dia juga penting buat aku, karena dia yang telah mempertemukanmu dengan aku. Masihkah kamu ingat awal perjumpaan kita dulu?

Deway: Oh, tolong jangan ingatkan aku akan hal itu, semakin sesak rasanya disini.

Bumi: Apakah kamu merindunya? Masihkah amarahmu membelenggu dirimu sendiri?

Deway: Aku sangat merindunya Bumi, tapi aku kecewa, ya sangat kecewa, kamu tahu pasti rasanya menjadi aku. Ya memang aku marah, aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri, tapi bagaimanapun dia telah membohongiku, dan kebohongannya tidak bisa ku terima dengan akal sehat.

Bumi: Pilihanmu kamu sendiri yang menentukan, kamu ingin tetap tinggal atau beranjak pergi, cuma kamu yang tahu alasan kenapa kamu ingin memilihnya. Aku cuma bisa bantu menenangkanmu, Aku tidak ingin melihatmu sedih, kalau kamu sedih aku akan ikut sedih, kalau kamu sakit akupun juga ikut sakit.

Deway: Aku harus bagaimana Bumi?

Bumi: Dari awal kamu pasti tahu resiko apa yang akan kamu ambil dari semua yang telah kamu lakukan. Jadi kenapa masih bingung?

Deway: Keinginanku sederhana, aku hanya ingin hidup "normal".

Bumi: Jika merasa hidupmu tak normal, maka carilah seseorang yang memiliki kehidupan yang "normal', yang bisa membuat hidupmu jadi lebih baik.

Deway: Susah mencari yang seperti itu.

Bumi: Kamu hanya belum mencobanya, pergunakan waktumu sebaik-baiknya untuk itu.

Deway: Mau bantu untuk menemukannya nggak?

Bumi: Pasti aku temani, tenang saja.

Deway: Tapi aku takut.

Bumi: Kamu kuat kok, aku yakin kamu akan menemukan apa yang kamu cari selama ini, kan ada aku yang menemani, jadi jangan takut.

Deway: Aku sayang kamu Bumi, jangan jauh-jauh dari aku.

Bumi: Kapan saja kamu butuh aku, aku selalu siap.

Deway: Makasih Bumi, sekarang sudah sedikit lebih tenang.

Bumi: Lanjutkan tidurmu, saat matamu kembali terbuka, semua akan baik-baik saja.