Saturday, November 14, 2015

The Kitchen!

Banyak yang pada penasaran sama dapurnya rumah teduh, Karena rumahnya yang emang gak terlalu besar, begitupun dengan dapur rumah yang ada disini. Dapur kami masih asli bawaan dari developer perumahan, hanya saja sudah kami tambahkan satu set rak gantung dan beberapa perabotan rumah tangga yang lucu dan unik (menurut aku sih, ahahaha). Dan karena aku pencinta warna Pink maka dapurnya didominasi sama warna pink, nasib baik suami gak protes ya, malah bilang "dienak-enakin aja yang penting kamu nyaman dan betah ada disana", rejeki istri yang sayang suami nih. :D

Untuk membuat kitchen set dibutuhkan dana yang gak sedikit, di Kota Balikpapan sendiri pembuatan kitchen set di bandrol dengan harga 2.5 juta/meter. Ngitung-ngitung kalo untuk dapur disini lebar 2.5 m x 2.5 juta = 5 juta, itu baru sisi yang bawah, nambah yang sisi atas 5 juta, udah 10 juta ya. Kalo nambah pake kompor elektrik dan buangan udaranya beda lagi, bahan yang dipake juga mempengaruhi harga pembuatan kitchen setnya.

Dengan dana yang segitu banyak kalo buat kitchen set, aku sama suami berencana meminimalkan budget yang ada, kebetulan kita udah punya tukang kayu langganan yang biasa buat beginian juga, selain harganya yang lebih murah, juga bisa di cicil :D namanya juga istri rumah tangga harus pinter-pinter ya ngatur keuangan, selain potongan diskon, transaksi pembayaran yang di cicil juga bisa melegakan hati, sekaligus melegakan kantong, bhahahahak.

Yaudah, buat yang penasaran bisa di lihat sendiri nih, enjoy!











Monday, October 26, 2015

Kopi dan Roti

Hidup itu harus saling melengkapi, seperti kopi dan roti di pagi hari ini.

Atau seperti aku dan kamu yang jika hanya sendiri merasa ada yang kurang, karenanya kita dipersatukan.

Tak perlu sempurna jika ingin bersama, cukup temukan yang sederhana dan mampu membuatmu bahagia.

Saturday, October 17, 2015

@rumah_teduh

Baru-baru kemarin aku ngebuat instagram rumah kami  yang kami namakan "Rumah Teduh", sama seperti namanya, instagram Rumah Teduh juga kami beri nama @rumah_teduh - jangan lupa di follow ya kakaaaaak! :D


Baru sebulanan ini sih kami nempatin rumah itu, padahal ngebeli rumahnya udah dari bulan Februari 2015 lalu. Karena kendala ini itu, masih kurang ini itu, makanya baru ditempatin sekarang, walau sebenarnya tetap aja masih ada yang kurang terus, bhahahak. Sepertinya gak ada habisnya ya kalo mau ngap-grade rumah jadi lebih menarik, apalagi kalo sampe lebih besar. :D

Rumah kami berukuran tidak cukup besar dengan luas tanah 153 m2 dan luas bangunan 53 m2, because it's not how big the house is, it's how happy the home is! Aku setuju banget sama kata-kata barusan, dan kami bahagia berada di dalamnya. Sebisa mungkin kami menciptakan suasana nyaman dan nyenengin hati waktu kami dan para visitors yang akan/telah berada di dalam rumah teduh.

Bagi aku sendiri, Life start here, dimana dulu masih ngikut sama orang tua, apa-apa ada yng nyediain, dan sekarang semua kebutuhan harus disediain sendiri. Mulai dari bangun pagi sampe mau tidur malam lagi, aku bener-bener jadi IRT (Istri Rumah Tangga) yang sebenarnya (emang selama ini gak bener ya? ((: ). Bangun pagi, nyiapin sarapan buat suami, nyiapin perlengkapan suami kerja, kalo udah suami pergi kerja, tinggal sendirian di rumah, waktunya bebersih dan beberes rumah; nyapu, nyuci, ngepel, siangnya sebelum suami lunch break harus masak buat makan siang sama-sama, sorenya biasanya selepas suami pulang kerja, kita ngopi atau ngeteh bareng-bareng, cerita kejadian hari ini apa aja yang dialamin, malamnya kalo pengen masak buat makan malam kita masak bareng-bareng, kalo gak ya kuliner makan di luar. Ya kurang lebih seperti itulah kegiatan aku sehari-hari kalo lagi on day-off selama 2 minggu di rumah, and i'm happy doing all the things like that! Yang penting mah bisa bikin suami seneng, kitanya juga pasti ikutan seneng. ;)

Well, it's time for sharing pictures about @rumah_teduh, let's chek it out....









Thursday, September 24, 2015

Rumah Teduh

Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1436 H, saya beserta suami mengadakan acara syukuran hunian baru kami, yang beralamatkan di Komp. Perum. Palm Hills City - Cluster New Turqoise. Kami menyebutnya "Rumah Teduh", tempat dimana kami bisa berteduh dari panas dan hujan, tempat membangun kebahagiaan bersama keluarga kecil kami. Acaranya sederhana karena memang yang kami undang hanya keluarga dekat dan para tetangga sekitar rumah, menu yang kami siapkan juga menu seperti halnya hari lebaran kebanyakan, ada opor ayam, sate daging, telor bumbu bali, ada juga buras, enak yah. :D



Sebenarnya rumah ini belum kami tempatin secara resmi, tapi karena katanya (orang tua jaman dulu) hari ini adalah hari baik bagi siapa aja yang ingin melangsungkan acara, who knows ya? everyday is a good day, tapi ada baiknya jika mendengar apa kata orang tua, ridhonya orang tua kan ridhonya Allah juga, Inshaallah.

Yang membahagiakan adalah ketika semua keluarga pada ngumpul, ada mama papa, ada mama papa mertua, adek-adek semua dan keluarga yang lain juga hadir, 


Semoga Rumah Teduh ini bisa membawa keberkahan, kebahagiaan, keselamatan dan rezeki bagi kami dan bagi setiap orang yang berada di dalamnya, amiiiin.






IT'S NOT HOW BIG THE HOUSE IS, IT'S HOW HAPPY THE HOME IS.

-XOXO-

Wednesday, September 2, 2015

Sunset on 1st September

Why sunset is more colorful than sunrise?

It's an irony of life saying "sometimes, good things happen in goodbyes".

And...this is it, sunset on 1st September, welcome a new hope, wish everything is going well, better than before, don't forget to be happy, stay happy.

Xoxo.